Graha IPTEK Sriwijaya

2:53 PM 0


Sains dan teknologi? Semua ada di musium graha iptek sriwijaya palembang.

Hari rabu 16 Desember 2015 kami mengajak Yaqdzan berkunjung ke Graha Iptek Sriwijaya kota Palembang. Lokasinya di daerah Jakabaring, tepatnya di Jalan Seniman Amri yahya, Komplek Taman Budaya Jakabaring, dengan berbekal google map kami melaju melewati jembatan Ampera. Lokasi dari Graha teknologi sriwijaya ini sangat mudah sekali untuk ditemukan, karena lokasinya yang tidak jauh dari stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.
(Sempat nyasar ke stadion gelora 😅)

Woow!
Gedung Graha Teknologi Sriwijaya berbentuk bundar memiliki 3 lantai, dengan jendela besar dan memutar pada setiap lantainya, sehingga bila kita melihat dari luar, gedung Graha Teknologi Sriwijaya ini seperti di lapisi  kubah kaca.

Wisata Graha Teknologi Sriwijaya ini merupakan salah satu dari pusat ilmu pengetahuan teknologi dan science di Indonesia, Graha Teknologi Sriwijaya ini juga berfungsi sebagai sarana ilmu pengetahuan dan teknologi di luar kegiatan sekolah, atau bisa juga di anggap sebagai program belajar tambahan yang diberikan kepada para pengunjung, khususnya untuk anak usia dini, pelajar, sampai mahasiswa.

Awal kedatangan kami dilayani oleh petugas dan membayar tiket masuk. Tarif masuknya hanya Rp 1.500,00 per–orang
Woow murah banget!!! Plus bebas biaya Parkir (Free) 😍😁. Harga 1 buah pempek terkenal dipalembang saja Rp 4.000,00, So rugi banget warga palembang yang belum pernah berkunjung kesini. Wajib berkunjung lagi hehe..

Di galeri Graha Teknologi Sriwijaya sudah mempunyai sekitar 134 buah alat peraga yang bisa dimainkan dan  dipraktekkan secara langsung guna mempelajari ilmu-ilmu dasar pada setiap reaksi yang dimunculkan pada masing - masing alat peraga yang unik itu.

Di Graha IPTEK ini, pengunjung bisa menggunakan setiap wahana science yang ada disini. Di masing-masing alat peraga terdapat petunjuk penggunaan. Salah satu hal yang paling menarik bagi Yaqdzan adalah simulasi gelombang tsunami. Bagaimana gelombang tsunami tercipta? Petunjuk penggunaannya, pegang tuas penekan dengan kedua tangan. Pastikan batas bawah penekan berada pada tanda di dinding kanal lalu tekan dengan kuat. Akan terlihat guncangan air laut menghempas rumah dan pohon. Pokoknya seru deh main di Graha IPTEK Sriwijaya. Sains itu asyik, dan kita bisa bermain sambil belajar  di Puspa IPTEk sriwijaya.

Percobaan sains lainnya yang layak dicoba adalah bola berpacu. Bola ini akan berkompetisi dengan 3 lintasan yang berbeda. Percobaan ini cukup mudah dipahami anak usia dini, apalagi buat anak cowok yang suka bola 😆

Beberapa kegiatan yang sering diadakan di Graha Teknologi Sriwijaya :
1. Demo Science
2. Sanggar Kerja (Belajar di bidang kerajinan tangan terutama bagi anak- anak)
3. Pameran Kreatifitas Science ( Festival Science Pelajar se-Sumatera Selatan )
4. Semiloka
5. Perlombaan Science ( Kompetensi antar pelajar, guru, dan sekolah. )
6. Lomba Water Rocket Nasional
7. Diklat / Seminar / Workshop
8. Road Show (memberikan pembelajaran sains ke sekolah-sekolah yang berada di pinggiran kabupaten / kota. )
9. Astronomi ( Peneropongan bintang dan benda-benda langit lainnya. )
10. Robotik.

Jika ingin meneropong matahari, bisa datang pada hari senin, rabu dan jum’at pukul 10:00 sampai 11:00 atau pada jam 14:00 sampai 15:00 waktu setempat, dengan catatan cuaca cerah dan tidak berawan. Sayang sekali kami berkunjung diwaktu zuhur dan dihari kerja jadi pengunjungnya sepi, sangat bebas berexplorasi.

Selamat berexplorasi :)





Tunnels & Roads Cardboard

1:50 PM 0


Beberapa barang bekas dengan sentuhan kreativitas bisa kembali menjadi mainan yang tak kalah menarik dibanding mainan yang dibeli di toko loh. Selain mudah ditemukan, bermain dan berkreativitas bersama anak meningkatkan bonding ibu dan anak. Menghabiskan waktu bersamanya selama proses pembuatan mainan.

Aktivitas membuat mainan sendiri bisa mengasah daya kreativitas anak sejak dini,  merangsang anak berpikir dan berkembang. Salah satunya membuat "tunnels & roads" dari kardus. Mobil-mobilan, jalanan dan terowongan adalah favorit yaqdzan (ciri khas mainan anak cowo 😅) dan pilih-pilih sendiri. Yuk eksekusi!

Alat:
1. Kardus
2. Lakban hitam
3. Double tape
4. Cutter

Cara membuat:

Ibu
1. Potong tutup kardus bagian bawah menggunakan cutter.
2. Buat lubang persegi disisi kardus
3. Tempelkan lakban hitam

Anak
1. Menggunting lakban saat ibu menempelkannya
2. Menempelkan double tape diatas lakban hitam

Apa yang dilatih?
1. Kemampuan motorik halus, saat anak membantu menggunting lakban
2. Kemampuan motorik halus menempel double tape
3. Mengenal garis putus-putus dan menyeimbangkan kiri kanan
4. Kreativitas dan imajinasi, ketika anak menyusun mobil-mobilan dan truk masuk keluar terowongan
5. Kognitif, mengenalkan kanan - kiri & depan - belakang dengan cara menyenangkan.

Happy playing!

Taman Rusa

8:39 AM 0


Siang ini kami outing ke taman rusa, yang sebenarnya tidak menyengaja tapi menyempatkan mampir sambil menunggu ayahnya 😆

Kegembiraan yaqdzan memanggil-manggil rusa sambil mengumpulkan daun-daun yang berserakan. Lalu menyodorkannya pada rusa dengan ekspresi wajahnya yang geli dan ketawa girang. Berlari kian kemari berpapasan dengan teman sebayanya.

Sesekali kami mengobservasi rusa satu persatu, mulai dari bentuk tanduk, warna, ukuran tubuh, jenis kelamin dan bahkan menghitung jumlah kaki atau bagian tubuh lainnya yang dilakukan yaqdzan.

Taman rusa ini berlokasi di komplek PT Pusri Palembang, tepatnya disisi kiri bagian depan setelah pintu masuk jalur motor. Penangkaran rusa merupakan upaya melestarikan keanekaragaman hayati PT Pusri Palembang  yang sering dimanfaatkan warga sekitar sebagai sarana rekreasi keluarga.

Saat ini rusa yang dipelihara berjumlah 34 ekor, terdiri dari:
Rusa Sambar (cervus unicolor) : 15 ekor
Rusa Tutul (axis axis) : 19 ekor
(*www.pusri.co.id)

Bosan bermain dengan rusa kamipun berpindah bermain dibawah pohon-pohon rindang. Menikmati sejuknya udara dan angin sepoi lalu melihat biji mahoni yang berjatuhan saya teringat masa kecil silam. Biji mahoni yang bisa dijadikan permainan "helikopter", melempar biji tersebut dan terbang berputar.

Wah asik!saya mengajak yaqdzan permainan "helikopter" ini. Kami berkompetisi melempar dengan lemparan tertinggi dan putaran paling lama.

"Yaqdzan biji dan buah mahoni bisa untuk bikin mainan loh, kita kumpulin yuk" sahut saya. Dengan semangat sekali yaqdzan mengumpulkan buah mahoni termasuk daun-daunpun diambil. Alhamdulillah dengan seijin security kami boleh membawa pulang semuanya.

Mengajak anak-anak melakukan kegiatan di alam bebas akan meningkatkan kemampuan mereka dalam hal kemandirian, adaptasi, dan bertafakur terhadap lingkungan sekitar. Nilai-nilai edukasi juga bisa langsung kita sampaikan dengan mengajak anak berdiskusi tentang apa yang dilihatnya saat itu. Banyak manfaat dan ilmu pengetahuan yang bisa kita pelajari dari alam sekitar.

Menurut Howard Gardner – seorang professor psikologi dari Harvard University, manusia memiliki 8 kecerdasan majemuk, yaitu: Kecerdasan Matematis/Logis, kecerdasan spasial, kecerdasan kinestetik, kecerdasan musikal, kecerdasan interpersonal, kecerdasan intrapersonal, kecerdasan naturalis.Melakukan kegiatan petualangan di alam bebas, bisa menstimulasi, mengasah beberapa kecerdasan pada anak, yaitu diantaranya kecerdasan kinestetik, kecerdasan naturalis, kecerdasan interpersonal dan kecerdasan intrapersonal.

Mengajarkan sholat pada anak

8:14 AM 0


Mengenai sholat, Rasulullah memerintahkan agar para ayah mengajarkannya kepada anak-anak sejak mereka berusia tujuah tahun dan memukulnya mereka bila meninggalkannya saat mereka berusia sepuluh tahun.

Rasulullah bersabda:

."مروا أولادكم بالصلاة وهم أبناء سبع واضربوهم عليها وهم أبناء عشر، وفرقوا بينهم في المضاجع"

“Perintahkanlah anak-anak kalian untuk mengerjakan shalat ketika mereka berusia tujuh tahun, dan pukullah mereka bila pada usia sepuluh tahun tidak mengerjakan shalat, serta pisahkanlah mereka di tempat tidurnya.”(hadits hasan diriwayatkan oleh Abu Dawud dengan sanad yang hasan)

Nabi shallallahualailaiwasalam memerintahkn agar anak-anak meluruskan shafnya dalam shalat. Ibnu Mas'ud berkata, Dahulu Rasulullah mengusap pundak kami sebelum shalatnya  dan bersabda "Luruskanlah shaf kalian dan janganlah kalian berselisih sehingga hati kalian pun berselisih" (HR Muslim).

Nabi senantiasa memperingatkan agar mereka tidak menoleh saat mengerjakan shalat. Untuk itu, beliau bersabda, "Hal ini adalah tindakan pencurian yang dilakukan oleh setan terhadap shalat seorang hamba" (HR Bukhari)

Nabi shallallahualailaiwasalam pun sering membawa anak-anak pergi shalat serta mengusap pipi mereka karena sayang dan kagum kepada mereka.

Jabir bin Samurah telah berkata, " Aku shalat zuhur bersama Rasulullah kemudian beliau menuju ke tempat keluarganya dan akupun ikut keluar. Di luar, beliau disambut oleh anak-anak. Beliaupun mengusap pipi mereka seorang demi seoranv hingga sampailah pada giliranku. Beliau mengusap pipiku dan ternyata kurasakan tangan beliau begitu sejuk dan harum baunya seakan-akan beliau baru dikeluarkan dari kantong yang berisikan parfum" (HR Muslim, kitabul Fadhail).

Beliau juga pernah menempatkan anak-anak dibarisa  sebelah kanan beliau walaupun mereka masih muda. Anas Bin Malik berkata "Pada suatu hari aku pernah masuk ketempat Nabi shallallahualailaiwasalam dan yang ada hanyalah beliau,aku,ibuku, dan Ummu Haram, bibiku. Tiba-tiba Nabi shallallahualailaiwasalam menemui kami lalu bersabda, 'Maukah bila aku mengimami shalat untuk kalian?' Kala itu bukan waktu shalat.

Maka salah seorang berkata "bagaimana mungkin Anas diposisikan di dekat beliau?" Ia berkata, 'Beliau menempatkannya dikanan beliau shalat bersama kami". Kemudian beliau berdoa untuk kami --ahli bait--- dengan semua doa kebaikan di dunia dan akhirat 

Ibuku berkata, "Wahai rasulullah berdoalah untuk pelayan kecilmu itu, maka beliau mendoakanku dengan seluruh kebaikan.Diakhir doa, beliau mengucapkan, 'Ya Allah perbanyaklah harta dan anaknya serta berkahilah ia'.

Oleh Syaikh Jamal Abdurrahman judul buku Islamic Parenting (Pendidikan Anak Metode Nabi)

Rasul Menghargai Mainan Anak

8:43 AM 0


Apa yang akan Anda katakan ketika Anda mengetahui bahwa Al Hasan bin Ali mempunyai anak anjing untuk mainannya, Abu Umair bin Abu Thalhah mempunyai burung pipit untuk mainannnya, dan Aisyah mempunyai boneka perempuan untuk mainannya? Dan banyak lagi sahabat lain yang memiliki mainan.

Realitas seperti ini menunjukkan pengakuan dari Nabi sholallahualaihiwasalam terhadap kebutuhan anak kecil terhadap mainan, hiburan dan pemenuhan kecenderungan (bakat).

Apa pula yang anda akan katakan wahai saudaraku, jika Anda mengetahui bahwa setelah dinikahi Nabi sholallahualaihiwasalam, Aisyah membawa serta bineka mainannya beliau untuk dipergunakannya bermaian? Bahkan Nabi sholallahualaihiwasalam mengajak semua teman-teman aisyah ke dalam rumahnya untuk bermain berma Aisyah.

Ketika jibril tidak mau masuk kedalam rumah Nabi sholallahualaihiwasalam karena ada anak anjing,yang sebelumnya Nabi sholallahualaihiwasalam memang tidak mengetahui keberadaannya, beliau tidak memarahi mencegah, atau melarang Al Husain dari mainannya itu. Begitu pula dengan burung pipit milik Abu Umair Nabi sholallahualaihiwasalam tidak melarangnya bermain dengan burung selama dia menyakiti atau menyiksanya. Apa yang akan Anda katakan saat Anda mengetahui semua sikap Nabi kita yang menghormati keadaan anak?

Tidak diragukan lagi bahwa sikap itu merupakan pengakuan Nabi sholallahualaihiwasalam terhadap mainan anak-anak dan kebutuhannya terhadapa hiburan. Karena anak-anak memang perlu mainan untuk mengembangkan akalnya, meluaskan pengetahuannya, serta menggerakkan indera dan perasaannya.

Menyediakan mainan yang berguna bagi anak merupakan media untuk menghilangkan kejenuhannya, membantunya agar berbakti kepada orang tua, menyenangkan hatinya, serta memenuhi kecenderungan dan kepuasan bermainnya sehingga kelak ia akan tumbuh menjadi anak yang stabil.

Oleh Syaikh Jamal Abdurrahman judul buku Islamic Parenting (Pendidikan Anak Metode Nabi)

Hijaiyyah for toodler

5:52 AM 0

Punya anak yang kinestetik, aktif, tidak bisa duduk dan selalu explore ini itu? Ya inilah yaqdzan.
Saat kami sepakat untuk memulainya mengajarkan huruf hijaiyyah dan berusaha konsisten, jarang sekali yaqdzan yang bisa duduk manis saya bacakan buku. Yaqdzan yang masih berumur 2 tahun, wajar ya? Konsentrasinya yang kurleb 2 menit.
Kami punya cita-cita memperkenalkan alquran sedini mungkin pada anak. Membiasakannya untuk bersama alquran, tidak hanya sekedar mmbaca atau hafal tapi menumbuhkan rasa cinta pada alquran. Dari sejak 2 tahunlah kami memulainya.
Bagaimanakah metodenya?
Bermain adalah hak asasi bagi anak usia dini, sesuatu yang sangat penting dalam perkembangan kepibadiannya. Bermain bagi seorang anak tidak sekedar mengisi waktu, tetapi media bagi anak untuk belajar.
Melalui bermain inilah saya memperkenalkan yaqdzan, berawal dari huruf-huruf hijaiyyah. Entah aktivitas menempel, sensory play, diy toys dari kardus bekas, maupun motorik kasar.
1. Aktivitas menempel
(*lampiran foto)
2. Play dough
(*lampiran foto)
3. Hijaiyyah road
4. Matching hijaiyyah
5. Train craft
6. Celengan hijaiyyah
7. Motorik kasar
8. Sensory bin
Selama aktivitas bermain saya selalu mendampingi yaqdzan, menyebutkan huruf-huruf hijaiyyah satu per satu dan yaqdzan mengulanginya. Tapi ga semua permainan direspon dengan baik loh  terlihat cuek, asik sendiri. Its oke
Balita seperti tak melihat tapi menyerap informasi banyak sekali 
So semangat ^^

Melting Ice Science Experiment with Salt and Water Color

5:19 PM 0


Cuaca panas seperti sekarang, yaqdzan bermain apa ya?

Ahaa bermain es!

Semenjak pindah ke sumatera yaqdzan memang tidak pernah bermain es, selain tidak ada alat pembeku emaknya juga malas mencari es batu :p

Kali ini saya berniat untuk membeli es yang ternyata mudah didapat dan harganya pun murah. Lalu saya bertanya pada yaqdzan "es nya mau diapain? Mau bikin apa?"

Walaupun si balita belum punya ide setidaknya saya melibatkannya dari awal, mengajak berkomunikasi dan menentukan pilihannya.

"Esnya dikasih cat mau? Catnya mau warna apa? Pakai garam warna yang kemaren gimana?"

Yuk bermain sains sederhana 😊
es batu + garam VS es batu + cat

Alat dan bahan

1. Es batu
2. Garam (*pakai garam warna)
3. Cat

Yaqdzan menuang garam warna pada es batu dan cat pada es batu. Yuk kita observasi apa yang terjadi. Wah ternyata es batu yang dikasih garam lebih cepat meleleh. Selain kegiatan observasi juga menstimulasi indera peraba, merasakan kalau es dingin.

"Bunda meleleeeh, dingiin" sahutnya.

Pengenalan sains untuk anak usia dini lebih ditekankan pada proses dengan melakukan eksplorasi terhadap berbagai benda, baik benda hidup maupun benda tak hidup disekitar.

Anak belajar menemukan gejala benda dan gejala peristiwa dari benda–benda tersebut. Sains juga menstimulasi kelima inderanya untuk mengenal berbagai gejala benda dan gejala peristiwa dengan dilatih untuk melihat, meraba, membau, merasakan dan mendengar. Semakin banyak keterlibatan indera dalam belajar, anak akan semakin memahami apa yang dipelajari.

Semoga bermanfaat