Showing posts with label Homeschool Preschool. Show all posts
Showing posts with label Homeschool Preschool. Show all posts

Diorama Nabi Musa As

7:32 PM 0


Beriman kepada nabi dan rasul adalah meyakini kebenaran bahwa nabi dan rasul merupakan utusan Allah swt yang membawa wahyu, untuk disampaikan kepada umat manusia sebagai pedoman hidup dunia dan akhirat.

Salah satu caranya adalah memperkenalkan nabi dan rasul sejak dini pada anak. Kali ini saya akan bercerita tentang kekeringan pada zaman nabi musa kepada Yaqdzan. Memperkenalkan bagaimana kaum nabi musa melalui diorama sederhana yang kami bikin bersama.

Alat dan bahan:
1. Kardus bekas
2. Kertas karton hitam & biru
3. Kertas origami
4. Biji-bijian
5. Hewan plastik
6. Orang-orangan kayu
7. Rumput
8. Cat
9. Batu
10. Kapas
11. Beras

Cara membuat:
1. Bentuklah 2 buah kardus seperti kotak dan dilapis dengan kertas karton biru & hitam
2. Libatkan anak dalam membuat awan dan matahari
3. Ajak anak untuk mengecat rumput sebagai rumput yang kekeringan

Pada zaman Nabi Musa A.s terjadi kekeringan, tanaman tidak tumbuh karena hujan sangat lama tidak turun bahan makanan terus menipis sehingga umat Nabi Musa A.s mengalami kesulitan.

"Lihat orang-orang lagi susah makan, unta dan hewan lainnya pada kelaparan, tanamanpun mati karena hujan sudah lama tidak turun" celoteh saya pada Yaqdzan.

Sekitar 70.000 orang berkumpul “Wahai Musa A.s bukankah engkau orang yang berbicara pada Allah? mohonkanlah agar hujan turun karena kita dilanda masa paceklik berkepanjangan karena kekeringan!!!”: kata mereka. Lalu mereka bersama-sama memohon kepada Allah agar diturunkan hujan. Sudah beberapa lama mereka memohon belum juga terlihat tanda-tanda akan hujan karena diantara mereka ada yang tidak taat pada Allah.

" Wah semua berdoa pada Allah untuk meminta hujan" tutur saya. "Doanya apa?" Sahut Yaqdzan bertanya.

Tak lupa saya juga berdialog tentang ciptaan Allah, matahari kapan adanya, siapa yang menciptakan, unta hidupnya dimana dan lain sebagainya.

Wah alhamdulillah akhirnya Allah mengabulkan doa umat Nabi Musa A.s, hujanpun turun.

وَهُوَ الَّذِي يُنَزِّلُ الْغَيْثَ مِن بَعْدِ مَا قَنَطُوا وَيَنشُرُ رَحْمَتَهُ وَهُوَ الْوَلِيُّ الْحَمِيدُ -٢٨-

“Dan Dia-lah yang Menurunkan hujan setelah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya. Dan Dia-lah Maha Pelindung, Maha Terpuji.” (Asy Syuraa 28)

Semoga bermanfaat ^^

Jumping Number

2:19 PM 0


Hari ini saya mengajak Yaqdzan bermain  keterampilan motorik kasar. Keterampilan  yang melibatkan kelompok otot besar seperti berjalan, naik turun tangga, berlari, melompat, memanjat dan lain-lain. Semua kegiatan fisik ini membutuhkan keseimbangan dan koordinasi dengan anggota tubuh lainnya.

Mengingat anak usia dini adalah masa dimana dunia bermain, sedang tumbuh, belajar dan mengeksplorasi semua yang terlihat olehnya. Sehingga kita dianjurkan untuk melatihnya melakukan keterampilan yang kelak akan berguna saat anak besar.

Keterampilan motorik kasar anak harus dirangsang, dilatih, dan dikembangkan  dengan berbagai aktivitas atau permainan sesuai dengan usianya sehingga anak tumbuh dan berkembang secara optimal.

Kali ini saya akan membahas ide jenis permainan dan rangsangan untuk melatih keterampilan motorik kasar anak yaitu jumping number. Ide bermain ini terinspirasi dari Yaqdzan yang sering memamerkan kalau dia sedang dan bisa meloncat. 

Alat:
1. Kertas karton
2. Kertas origami
3. Gunting

Cara bermain:
Kertas karton dibentuk seperti lingkaran dan ditempelkan angka 1-7 sebagai petunjuk disaat meloncat sekaligus memperkenalkan angka. Sangat mudah didapat dan simple sekali :D

Ide pertama, kertas angka disusun vertikal dan Yaqdzan meloncat pada setiap kertas.

Ide kedua, kertas angka disusun zigzag Yaqdzan akan meloncat sesuai bentuknya lalu saya sebutkan angka satu persatu. Susunan zigzag ini anak butuh skill tersendiri untuk memutar posisi badan. Disaat bermain sayapun ikut meloncat berkompetisi dengan si kecil (*emaknya yang ngos-ngosan 😅).

Menurut Dr. Lise Eliot, Associate Professor di Departemen Ilmu Syaraf, Chicago Medical School, AS, melompat berhubungan dengan kemampuan memertahankan keseimbangan tubuh. “Berhubung kakinya masih pendek dan otot kakinya masih lemah, banyak balita belum cukup kuat mengangkat tubuh dengan melompat.

Bisa melompat 1-2 cm sudah bagus,” ujarnya. Eliot menambahkan, proporsi tubuh balita—ukuran kepala lebih besar dari kaki dan tangan- juga menyulitkan anak menyeimbangkan diri ketika melompat. Jadi mereka perlu banyak berlatih! (www.Ayahbunda.co.id)

Happy playing parents ^^

Keistimewaan Angka Tujuh Dalam AlQuran

9:42 PM 0


Kali ini saya mengajak Yaqdzan membahas tentang salah satu tema dari buku Miracles Of Quran seri mathematics, keistimewaan angka tujuh dalam Alquran. Yang sebenarnya bundanya sendiri juga belum faham dan ikut belajar.

Alquran begitu istimewa tidak hanya karena keindahan bahasa, sejarah, dan fakta-fakta ilmiah yang terkandung didalamnya tetapi juga keunikan bilangan-bilangannya. Banyak hal menarik yang membuat Al Qur'an patut dipelajari lebih dalam. Seperti angka 7 yang tidak bisa dilepaskan dari Al Qur'an dan Islam.

Alat dan bahan:

1. Kertas karton
2. Spidol
3. Kertas origami
4. Stabilo
5. Lem
6. Bombik
7. Kapas

Cara bermain

1. Mengajak anak untuk mempersiapkan alat dan bahan sehingga anak mengetahui dengan benda-benda yang digunakan.
2. Awal mula saya mengajak Yaqdzan untuk membuat langit dan bumi craft dari kertas origami. Disini ada proses menggunting dan menempel.
3. Membuat kotak-kotak pada kertas karton, saya juga melibatkan Yaqdzan untuk membuat garis lurus yang dibantu oleh penggaris (*ga ada penggaris bukupun jadi :D)
4. Membuat sketsa ka'bah dengan mewarnai sesuai dengan instruksi
5. Tracing huruf menggunakan stabilo yang merupakan inisiatif Yaqdzan sendiri

Apa aja keistimewaan angka tujuh? Cekidot!!

👑Surah pertama dalam Alquran, Al Fatihah terdiri dari tujuh ayat. Kebetulan surat ini sudah dihafal oleh Yaqdzan dalam proses bermain kami mengulang-ulang surah Al Fatihah.

👑Al Quran juga menjelaskan bahwa Allah menciptakan langit dan bumi dalam 7 lapisan.
"Di langit ada benda apa aja? Kita tinggal diplanet apa? Siapa yang menciptakan?" Tanya saya pada Yaqdzan.

الَّذِي خَلَقَ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ طِبَاقًا ۖ

“Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis…” (QS. Al-Mulk [67]: 3)

👑 Ibadah tawaf mengelilingi kabah di Mekkah juga dilakukan tujuh putaran

👑 Tujuh surah dalam Al Quran yaitu Al isra', Al A'la, At Taghabun, Al Jum'ah, Ash Shaff, Al Hasyr dan Al Hadid

Selama proses bermain selain bercerita saya juga mengajak Yaqdzan counting sederhana ala balita menggunakan bombik..

Tunnels & Roads Cardboard

1:50 PM 0


Beberapa barang bekas dengan sentuhan kreativitas bisa kembali menjadi mainan yang tak kalah menarik dibanding mainan yang dibeli di toko loh. Selain mudah ditemukan, bermain dan berkreativitas bersama anak meningkatkan bonding ibu dan anak. Menghabiskan waktu bersamanya selama proses pembuatan mainan.

Aktivitas membuat mainan sendiri bisa mengasah daya kreativitas anak sejak dini,  merangsang anak berpikir dan berkembang. Salah satunya membuat "tunnels & roads" dari kardus. Mobil-mobilan, jalanan dan terowongan adalah favorit yaqdzan (ciri khas mainan anak cowo 😅) dan pilih-pilih sendiri. Yuk eksekusi!

Alat:
1. Kardus
2. Lakban hitam
3. Double tape
4. Cutter

Cara membuat:

Ibu
1. Potong tutup kardus bagian bawah menggunakan cutter.
2. Buat lubang persegi disisi kardus
3. Tempelkan lakban hitam

Anak
1. Menggunting lakban saat ibu menempelkannya
2. Menempelkan double tape diatas lakban hitam

Apa yang dilatih?
1. Kemampuan motorik halus, saat anak membantu menggunting lakban
2. Kemampuan motorik halus menempel double tape
3. Mengenal garis putus-putus dan menyeimbangkan kiri kanan
4. Kreativitas dan imajinasi, ketika anak menyusun mobil-mobilan dan truk masuk keluar terowongan
5. Kognitif, mengenalkan kanan - kiri & depan - belakang dengan cara menyenangkan.

Happy playing!

Hijaiyyah for toodler

5:52 AM 0

Punya anak yang kinestetik, aktif, tidak bisa duduk dan selalu explore ini itu? Ya inilah yaqdzan.
Saat kami sepakat untuk memulainya mengajarkan huruf hijaiyyah dan berusaha konsisten, jarang sekali yaqdzan yang bisa duduk manis saya bacakan buku. Yaqdzan yang masih berumur 2 tahun, wajar ya? Konsentrasinya yang kurleb 2 menit.
Kami punya cita-cita memperkenalkan alquran sedini mungkin pada anak. Membiasakannya untuk bersama alquran, tidak hanya sekedar mmbaca atau hafal tapi menumbuhkan rasa cinta pada alquran. Dari sejak 2 tahunlah kami memulainya.
Bagaimanakah metodenya?
Bermain adalah hak asasi bagi anak usia dini, sesuatu yang sangat penting dalam perkembangan kepibadiannya. Bermain bagi seorang anak tidak sekedar mengisi waktu, tetapi media bagi anak untuk belajar.
Melalui bermain inilah saya memperkenalkan yaqdzan, berawal dari huruf-huruf hijaiyyah. Entah aktivitas menempel, sensory play, diy toys dari kardus bekas, maupun motorik kasar.
1. Aktivitas menempel
(*lampiran foto)
2. Play dough
(*lampiran foto)
3. Hijaiyyah road
4. Matching hijaiyyah
5. Train craft
6. Celengan hijaiyyah
7. Motorik kasar
8. Sensory bin
Selama aktivitas bermain saya selalu mendampingi yaqdzan, menyebutkan huruf-huruf hijaiyyah satu per satu dan yaqdzan mengulanginya. Tapi ga semua permainan direspon dengan baik loh  terlihat cuek, asik sendiri. Its oke
Balita seperti tak melihat tapi menyerap informasi banyak sekali 
So semangat ^^

Melting Ice Science Experiment with Salt and Water Color

5:19 PM 0


Cuaca panas seperti sekarang, yaqdzan bermain apa ya?

Ahaa bermain es!

Semenjak pindah ke sumatera yaqdzan memang tidak pernah bermain es, selain tidak ada alat pembeku emaknya juga malas mencari es batu :p

Kali ini saya berniat untuk membeli es yang ternyata mudah didapat dan harganya pun murah. Lalu saya bertanya pada yaqdzan "es nya mau diapain? Mau bikin apa?"

Walaupun si balita belum punya ide setidaknya saya melibatkannya dari awal, mengajak berkomunikasi dan menentukan pilihannya.

"Esnya dikasih cat mau? Catnya mau warna apa? Pakai garam warna yang kemaren gimana?"

Yuk bermain sains sederhana 😊
es batu + garam VS es batu + cat

Alat dan bahan

1. Es batu
2. Garam (*pakai garam warna)
3. Cat

Yaqdzan menuang garam warna pada es batu dan cat pada es batu. Yuk kita observasi apa yang terjadi. Wah ternyata es batu yang dikasih garam lebih cepat meleleh. Selain kegiatan observasi juga menstimulasi indera peraba, merasakan kalau es dingin.

"Bunda meleleeeh, dingiin" sahutnya.

Pengenalan sains untuk anak usia dini lebih ditekankan pada proses dengan melakukan eksplorasi terhadap berbagai benda, baik benda hidup maupun benda tak hidup disekitar.

Anak belajar menemukan gejala benda dan gejala peristiwa dari benda–benda tersebut. Sains juga menstimulasi kelima inderanya untuk mengenal berbagai gejala benda dan gejala peristiwa dengan dilatih untuk melihat, meraba, membau, merasakan dan mendengar. Semakin banyak keterlibatan indera dalam belajar, anak akan semakin memahami apa yang dipelajari.

Semoga bermanfaat